Guru Besar UI : Peran Puskesmas Sangat Krusial Dalam Penanganan Covid-19

Berita Populer

- Advertisement -

Bandung – Guru Besar Universitas Indonesia Prof Akmal Taher menjelaskan soal peran puskesmas yang sangat krusial dalam penanganan pandemi COVID-19. Ia pun mengusulkan agar tracing dan testing COVID-19 bisa dilakukan di Puskesmas.

Ia mencontohkan puskesmas di Thailand memiliki peran yang sangat vital dalam penanggulangan wabah. Di Thailand, ujar Akmal, terdapat 10 ribu puskesmas untuk 70 ribu penduduk. Sementara di Indonesia memiliki 10.300 puskesmas untuk 260 juta penduduk.

Baca Juga :  India Resmi Masuk Kalender MotoGP 2023

Sementara itu berdasarkan Pusdatin Kemenkes pada 30 Juni 2019, jumlah puskesmas di Jabar sebanyak 1.072, jumlah tersebut untuk menangani kesehatan 49,3 juta warga Jabar.

- Advertisement -

“(Puskesmas) itu kekuatan kenapa mereka (Thailand) bisa mencegah dan mendeteksi dini COVID-19. Mereka istilahkan puskesmas mereka punya kemampuan untuk mencegah (COVID-19),” tutur Akmal dalam siaran pers Pemprov Jabar, ditulis Rabu (21/10/2020).

“Jadi kami usulkan tracing dan testing dilakukan di puskesmas, karena kita belum memanfaatkannya. Apalagi jika kita ingin mempertahankan pelayanan dasar kesehatan,” tambahnya.

Baca Juga :  DPRD Kabupaten Bogor Terima Aspirasi Para Kades Sukajaya, Soal Percepatan Pembangunan Huntap

Senior Advisor WHO asal Indonesia Diah Satyani Saminarsih, mengatakan puskesmas adalah kunci untuk mengendalikan pandemi dari hulu karena memiliki jejaring yang sangat luas.

- Advertisement -

“Investasi di puskesmas, layanan kesehatan dasar, akan menopang kesehatan suatu negara,” ujar Diah.

Ia pun menyarankan agar pemerintah bisa mengoptimalkan peran strategis puskesmas dalam penanganan COVID-19.

Sumber:Detik

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Bogor
overcast clouds
28 ° C
28 °
28 °
82 %
1.2kmh
94 %
Ming
28 °
Sen
29 °
Sel
28 °
Rab
27 °
Kam
29 °

Berita terbaru

Sedang Berkemah, Seorang Siswa SD Tewas Tersambar Petir di Cibungbulang Bogor

BOGOR,PUBLIKBICARA.COM - Seorang anak berusia 11 tahun meninggal dunia akibat tersambar petir saat berkemah di Lokasi Perkemahan Kwaran...

Berita Terkait
publikbicara.com