Guru Besar UI : Peran Puskesmas Sangat Krusial Dalam Penanganan Covid-19

Berita Populer

Pemuda Pancasila Jonggol Gelar Bakti Sosial Dan Tetap Jadi Kontrol Sosial

JONGGOL-Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Jonggol yang diketuai Indra Taufik, SH melakukan pengukuhan seluruh pengurus ranting se...

Klarifikasi Terkait Penyaluran E-warung di Desa Ciaruteun Udik

CIBUNGBULANG - Klarifikasi terkait pemberitaan yang di langsir dari media online, terkait E- warung yang ada di wilayah Desa...

Lantik Pengurus Ranting Tegal, Ini Pesan Ketua PAC PP Kemang

KEMANG - Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila melaksanakan Rapat Pemilihan Pengurus Ranting Pemuda Pancasila (RPPR PP) Desa Tegal,...

DP Tewas, Teman Kecil Korban Mengaku Kaget

CIBUNGBULANG - Korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam di Jalan...

Sidang Kasus Suap Iryanto, Saksi Ahli Nyatakan Ada Upaya Penjebakan

BANDUNG - Kasus dugaan suap yang menjerat Iryanto yang saat itu ia menjabat sebagai Sekertaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman...
- Advertisement -

Bandung – Guru Besar Universitas Indonesia Prof Akmal Taher menjelaskan soal peran puskesmas yang sangat krusial dalam penanganan pandemi COVID-19. Ia pun mengusulkan agar tracing dan testing COVID-19 bisa dilakukan di Puskesmas.

Ia mencontohkan puskesmas di Thailand memiliki peran yang sangat vital dalam penanggulangan wabah. Di Thailand, ujar Akmal, terdapat 10 ribu puskesmas untuk 70 ribu penduduk. Sementara di Indonesia memiliki 10.300 puskesmas untuk 260 juta penduduk.

Sementara itu berdasarkan Pusdatin Kemenkes pada 30 Juni 2019, jumlah puskesmas di Jabar sebanyak 1.072, jumlah tersebut untuk menangani kesehatan 49,3 juta warga Jabar.

- Advertisement -

“(Puskesmas) itu kekuatan kenapa mereka (Thailand) bisa mencegah dan mendeteksi dini COVID-19. Mereka istilahkan puskesmas mereka punya kemampuan untuk mencegah (COVID-19),” tutur Akmal dalam siaran pers Pemprov Jabar, ditulis Rabu (21/10/2020).

“Jadi kami usulkan tracing dan testing dilakukan di puskesmas, karena kita belum memanfaatkannya. Apalagi jika kita ingin mempertahankan pelayanan dasar kesehatan,” tambahnya.

Senior Advisor WHO asal Indonesia Diah Satyani Saminarsih, mengatakan puskesmas adalah kunci untuk mengendalikan pandemi dari hulu karena memiliki jejaring yang sangat luas.

- Advertisement -

“Investasi di puskesmas, layanan kesehatan dasar, akan menopang kesehatan suatu negara,” ujar Diah.

Ia pun menyarankan agar pemerintah bisa mengoptimalkan peran strategis puskesmas dalam penanganan COVID-19.

Sumber:Detik

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Pura-Pura Makan Di Warteg, Pria Penampilan Parlente Curi Handphone

KEMANG-Berpura pura makan di warteg di Jalan Raya Kemang Parung Desa Jampang, Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor, seorang pria berpenampilan...

Berita Terkait
publikbicara.com