RS di Belanda Minta Bantuan RS Jerman Untuk Tangani Pasien Covid-19

Berita Populer

Pemuda Pancasila Jonggol Gelar Bakti Sosial Dan Tetap Jadi Kontrol Sosial

JONGGOL-Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Jonggol yang diketuai Indra Taufik, SH melakukan pengukuhan seluruh pengurus ranting se...

Klarifikasi Terkait Penyaluran E-warung di Desa Ciaruteun Udik

CIBUNGBULANG - Klarifikasi terkait pemberitaan yang di langsir dari media online, terkait E- warung yang ada di wilayah Desa...

Lantik Pengurus Ranting Tegal, Ini Pesan Ketua PAC PP Kemang

KEMANG - Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila melaksanakan Rapat Pemilihan Pengurus Ranting Pemuda Pancasila (RPPR PP) Desa Tegal,...

DP Tewas, Teman Kecil Korban Mengaku Kaget

CIBUNGBULANG - Korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam di Jalan...

Sidang Kasus Suap Iryanto, Saksi Ahli Nyatakan Ada Upaya Penjebakan

BANDUNG - Kasus dugaan suap yang menjerat Iryanto yang saat itu ia menjabat sebagai Sekertaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman...
- Advertisement -

Amsterdam – Sejumlah rumah sakit di Belanda meminta bantuan rumah sakit di Jerman untuk menangani pasien-pasien virus Corona (COVID-19) dari wilayahnya. Permintaan bantuan ini disampaikan saat jumlah pasien Corona yang dirawat di rumah sakit Belanda melonjak dua kali lipat dalam sepekan terakhir.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (16/10/2020), otoritas Belanda melaporkan jumlah pasien Corona yang dirawat di rumah sakit melonjak ke angka 1.526 pasien. Oleh karena itu, sejumlah rumah sakit di Jerman diminta untuk mengambil pasien-pasien dari rumah sakit di Belanda.

“Kami akan meminta lagi pemindahan ke rumah sakit di Jerman,” ucap Kepala Asosiasi Rumah Sakit Belanda, LNAZ, kepada wartawan setempat.

- Advertisement -

Belanda memasuki lockdown sebagian setelah muncul wabah baru Corona di Eropa, dengan jumlah kasus mencapai rekor tertinggi nyaris setiap hari sejak pertengahan September. Total kasus Corona di Belanda melonjak dua kali lipat hanya dalam tiga minggu.

Menurut data penghitungan Johns Hopkins University (JHU), total kasus Corona di Belanda saat ini mencapai 209.799 kasus, dengan 6.749 kematian.

Lonjakan kasus di Belanda memaksa rumah-rumah sakit untuk mengurangi perawatan rutin, dan melihat sejumlah bangsal darurat ditutup sementara.

- Advertisement -

Pemerintah Belanda menutup semua bar dan restoran di wilayahnya, setidaknya selama empat pekan mulai Rabu (14/10) malam waktu setempat. Otoritas setempat juga membatasi jumlah pengunjung dan memerintahkan pemakaian masker kain di area-area indoor.

Tanpa pembatasan ketat semacam itu, LNAZ memperingatkan bahwa lebih dari 75 persen perawatan reguler di rumah sakit harus ditunda hingga akhir November. Rumah sakit di Belanda sebelumnya telah memindahkan sejumlah pasien Corona ke Jerman saat gelombang pertama.

Sumber:Detik

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Pedestrian Cikempong Banjir, Ketua Dewan Minta Komisi III Cek Lapangan

CIBINONG - Hujan yang mengguyur wilayah Cibinong dan sekitarnya sebabkan jalan Kolonel Edi Yoso, Cikempong, Pakansari tergenang bagaikan kolam...

Berita Terkait
publikbicara.com