1,2 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Akan Diterima Kabupaten Bogor

Berita Populer

Polres Bogor Ciduk Satu Pelaku Penipuan Program Fiktif

CIBINONG-Kepolisian resort Bogor berhasil meringkus satu pelaku penipuan program fiktif gebyar britama kepada satu nasabah bank BRI inisial SS...

Kominfo RI Bersama Anton Suratto Gelar Webinar Kewirusahaaan UMKM Melalui IT

BOGOR - Sebanyak 200 pelaku wirausaha di Kabupaten Bogor, Senin (19/4) kemarin sangat bersemangat dalam mengikuti kegiatan Webinar yang...

Harga Mentimun Naik, Petani Untung

CIBUNGBULANG - Bulan Ramadhan kebutuhan mentimun meningkatkan, dampaknya harga mentimiun di pasar Trandisional melojak naik hingga Rp 3 Ribu...

PKB Bagikan Takjil Kepada Masyarakat Hasil Beli dari Pedagang Kecil di Cibungbulang

CIBUNGBULANG - Sekertaris Komisi 2 DPRD Kabupaten Bogor dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukmanudin Ar Rasyid bersama Pengurus PAC...

Wanhai : Daerah Otonomi Baru Bukan Sekedar Gaungan Semata

CIBINONG-- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Wawan Haikal Kurdi mengatakan bahwa Daerah Otonomi Baru (DOB) itu bukan hanya sekedar...
- Advertisement -

Cibinong- Kabupaten Bogor menjadi wilayah dengan jumlah penerima vaksin COVID-19 terbanyak di Indonesia pada tingkat kota atau kabupaten. Wilayah yang dipimpin oleh Bupati Ade Yasin itu diperkirakan akan mendapatkan vaksin sebanyak 1,2 juta dosis.

Dilansir Antara, Ade menjelaskan, alokasi vaksin sebanyak itu karena Kabupaten Bogor memiliki jumlah penduduk sekitar 6 juta jiwa. Sementara alokasi vaksin tiap daerah ialah 20 persen dari jumlah penduduknya.
“Kabupaten Bogor paling banyak [dapat vaksin], kita paling banyak jumlah penduduknya,” kata Ade di Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (14/10).
Kabupaten Bogor Bakal Terima Jatah Vaksin COVID-19 Terbanyak (1)
Seorang pekerja bekerja di fasilitas pengemasan pembuat vaksin Sinovac Biotech. Foto: Thomas Peter/REUTERS
Selain jumlah penduduk, Kabupaten Bogor menjadi wilayah prioritas dalam pemberian vaksin. Hal itu karena Kabupaten Bogor merupakan wilayah yang menjadi perhatian dalam penanganan corona, termasuk Depok dan Bekasi.
Vaksin yang berasal dari China tersebut diperkirakan tiba pada November 2020. Tenaga medis akan diutamakan sebagai penerima vaksin.
Meski begitu, Pemkab Bogor masih belum melakukan pendataan terkait penerima vaksin tersebut.
“Sementara, kita baru diminta untuk mendata,” kata Ade.

Sejauh ini, Indonesia telah meneken kontrak kerja sama penanganan vaksin dengan sejumlah perusahaan. Yakni, vaksin asal China, Sinovac dan Sinopharm, Genexine asal Korea Selatan, AstraZeneca dari Inggris, hingga vaksin buatan dalam negeri, Vaksin Merah Putih.
Sinovac diperkirakan menjadi vaksin yang paling cepat diterima masyarakat, yakni di awal 2021. Pemerintah menargetkan 70% penduduk divaksin sepanjang 2021

- Advertisement -

Sumber : Kumparan

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

10 Hal Makruh Dalam Berpuasa

JAKARTA -- Selama menjalankan ibadah puasa, umat Islam wajib mengetahui hal yang makruh saat puasa Ramadan agar ibadah yang...

Berita Terkait
publikbicara.com