Buruh Kembali Gelar Aksi Demo Tolak Omnibus Law di Depan Istana Negara

Berita Populer

- Advertisement -

Jakarta — Sejumlah kendaraan taktis (rantis) seperti Barracuda, water canon dan mobil pengurai massa (Raisa) milik Polri disiagakan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta. Buruh yang akan berunjuk rasa tidak diperbolehkan mencapai dekat Istana Negara.

Diketahui, kelompok buruh akan kembali menggelar unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di depan Istana Negara pada hari ini, Senin (12/10).

Pantauan CNNIndonesia.com, personel yang disiagakan juga dilengkapi dengan tameng yang biasa digunakan untuk menghalau demonstran. Mereka berjaga di Jalan Medan Merdeka Barat tepatnya di sekitar Kantor Kemenko Polhukam.

- Advertisement -

Kabagops Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Wiraga Dimas mengatakan bahwa pengerahan pengamanan personel Polri dan rantis akan dilakukan kepolisian untuk beberapa hari ke depan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa yang kembali dilakukan.

Baca Juga :  Selama WFH, Raffi Ahmad Naikkan Gaji Karyawan 20 Persen

Polri mengerahkan sejumlah personel dan kendaraan taktis di sekitarJalan Medan Merdeka, Jakarta, Senin (12/10).
“Kami antisipasi saja, untuk beberapa waktu ke depan. Kalau tidak ada giat (unjuk rasa) baru,” kata Wiraga kepada CNNIndonesia.com di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (12/10).

Baca Juga :  Babinsa Desa Babakan Salurkan Paket Obat dan Beras

Menurut dia, aksi unjuk rasa yang bakal digelar buruh hari ini pun akan dipusatkan di depan halaman Monas yang berada di seberang patung kuda Arjuna Wiwaha.

- Advertisement -

Hal itu dilakukan agar unjuk rasa tidak mengganggu lalu lintas. Pihak kepolisian tetap tidak memberi restu para pengunjuk rasa untuk melakukan aksi di depan Istana Negara.

Baca Juga :  Boleh Makan Di Tempat, Ini Syarat Makan Di Pecel Lele dan Laksa

“Tetap kami pusatkan di depan Halaman Monas,” pungkas dia.

Kelompok buruh akan menggelar aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja pada hari ini, Senin (12/10). Rencananya, aksi akan dilakukan di depan Istana Negara.

- Advertisement -

“Jadi aksi kami di depan Istana kemungkinan bisa dimulai sekitar pukul 10.00 WIB atau 10.30 WIB ke atas,” kata Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Elly Rosita Silaban saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (12/10).

Berkenaan dengan hal itu, Kepolisian menyiapkan sejumlah rencana rekayasa pengalihan arus lalu lintas. Rencana itu diterapkan sesuai dengan kondisi dan situasi di lapangan.

Sumber:Cnn indonesia

- Advertisement -
Bogor
broken clouds
28.4 ° C
28.8 °
27.4 °
86 %
2.1kmh
65 %
Jum
25 °
Sab
31 °
Ming
30 °
Sen
30 °
Sel
29 °

Berita terbaru

Rumah Makan di DKI Jakarta Wajib Diawasi RT dan Satgas Tiap Wilayah

JAKARTA ‐‐ Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan Satuan Tugas Covid-19 di setiap wilayah hingga tingkat...

Berita Terkait
publikbicara.com