29.2 C
Bogor
Kamis, 25 Februari 2021

Perusuh Demo Omnibus Law Jakarta Dijanjikan Tiket KA dan Uang

Berita Populer

Satpol PP Kabupaten Bogor Bersihkan Ratusan PKL Liar Pasar Leuwiliang

LEUWILIANG-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor hancurkan ratusan pedagang kaki lima yang berada di bahu jalan raya...

DP Sempat Pamit Kerjakan Tugas Sekolah

CIBUNGBULANG - DP warga kampung Ciaruteun RT 01 RW 03, Desa Cimanggu 1, Kecamatan Cibungbulang, yang ditemukan tewas...

Usai Jajan Di Warung, DP Tak Pulang Lagi

CIBUNGBULANG - Sehari sebelum korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam...

Miris! Di Wilayah Tambang Emas Nenek Ane Tinggal di Rumah Beralaskan Tanah

NANGGUNG - Miris! Seoang janda berusia sekitar 50 tahun tinggal sendiri di rumah bilik bambu beralaskan tanah di Kampung...

Mega Proyek Bomang Belum Lama Selesai Dikerjakan Ambles

KEMANG- Mega proyek jalan Bojonggede - Kemang berada di wilayah Desa Jampang Kecamatan Kemang yang baru rampung pengerjaanya mengalami...
- Advertisement -

JAKARTA – Para perusuh ke perkakas omnibus law Cipta Kerja di Jakarta dijanjikan mendapat tiket kereta api hingga uang. Juru Bicara Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyatakan hal itu di Mapolda Metro Jaya, Jumat (9/10/2020).

Ia menyebut sebanyak 1.192 orang yang ditangkap di Jakarta berasal dari berbagai daerah, antara lain Purwakarta, Karawang, Bogor dan Banten.

“Yang datang ke Jakarta ibu untuk melakukan kerusuhan, di mana kita bisa bilang itu karena beberapa barang bukti, handphone dan keterangan yang kita terima dari mereka semua,” katanya.

- Advertisement -

Yusri mengklaim bahwa tidak ada yang tahu itu Omnibus Law UU Cipta Kerja yang mendasari aksi demo pada Kamis (8/10/2020).

Menurut dia, perusuh itu hanya mendapat undangan untuk mengikuti aksi demo. “Ada undangan untuk datang, tiket kereta api, truk, dan bus, kemudian ada uang, makan untuk mereka semua. Ini yang dia tahu, ini yang kita dalami semuanya , “tuturnya.

Ia menyatakan, para perusuh itu diduga berasal dari kelompok anarko. Sebab, jika berkaca dari aksi demo yang pernah terjadi anarko selalu menjadi dalang di balik aksi kerusuhan. “Memang setiap ada demo dan berakhir dengan kerusuhan ada indikasi bahwa itu ditunggangi oleh orang-orang yang memang Anarko,” katanya.

- Advertisement -

Di sisi lain, Proklamasi Yusri, tercatat 23 personel Polri terluka akibat aksi kerusuhan saat demo. Dari 23 anggota itu, salah satunya adalah Kapolres Tangerang Kota Kombes Sugeng yang terkena lemparan batu.

“Dari 23 ini, kemarin sampai dengan siang tadi sudah banyak yang kembali, tinggal 4 sekarang yang masih dirawat di rumah sakit Polri di Kramat Jati,” ia menambahkan.

Sumber: Cnnindonesia

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Siapkan Pemakaman, Keluarga Korban Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku

CIBUNGBULANG - DP yang meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam di Jalan...

Berita Terkait
publikbicara.com