24.9 C
Bogor
Rabu, 29 September 2021

Tim Velox BIN Semprot Disinfektan dan Sosialisasi Protokol Covid-19 ke SMKN 1 Cibinong

Berita Populer

- Advertisement -

CIBINONG – Tim Velox Badan Intelijen Negara (BIN) melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh bagian SMKN 1 Cibinong, Selasa (6/10). Selain penyemprotan, tim juga melakukan edukasi dan sosialisasi terhadap para guru dan siswa seputar Covid-19.

Juru Bicara Tim Velox BIN, Abdul Razak menjelaskan, kegiatan ini dilakukan karena tingkat penyebaran Covid-19 di wilayah penyangga ibu kota seperti, Cibinong ini cukup tinggi. “Kami perwakilan dari BIN selama 7 bulan ini turun ke berbagai wilayah untuk sosialisasi, edukasi dan dekontaminasi. Untuk di sekolah ini, kita lakukan juga sosialisasi penerapan protokol kesehatan di masa normal baru,” kata Abdul.

Lanjutnya, untuk di Bogor sendiri, pihaknya telah melakukan dekontaminasi dan sosialisasi di beberapa tempat publik seperti di masjid Amaliyah Ciawi dan Kampus Universitas Juanda.

Baca Juga :  Persib dan Borneo FC Yang Sama Kuat Harus Puas Berbagi Poin di Indomilk Arena
- Advertisement -

Selain itu, rencananya giat ini juga akan dilakukan di SMAN 3 Cibinong. “kami turun setiap hari ke berbagai wilayah di Jabodetabek dan Jawa Barat, jadi bila dihitung sudah  210 titik yang sudah didatangi. Kegiatan ini dilakukan terus menerus sampai penyebaran tidak ada dan angka positif Covid menurun, minimal setelah vaksin sudah didistribusikan,” ujarnya.

Baca Juga :  4 Warga Jasinga Ditangkap Polisi, Diduga Terkait Penembakan Ustad

Abdul menjelaskan Tim Velox BIN ini diterjunkan dengan memiliki fungsi pencegahan dan deteksi dini penyebaran Covid-19.

Sementara, Kepala Sekolah SMKN 1 Cibinong Cucu Salman mengatakan, pihaknya sangat terbantu dengan adanya penyemprotan dan sosialisasi dari Tim Velox BIN ini. “Manfaatnya buat kami bahwa kami sudah mulai ada siswa yang masuk dengan syarat diizinkan orangtua dan menerapkan protokol Covid yang ketat. Namun masih ada keterbatasan untik penyemprotan secara keseluruhan lingkunan dan kami terbantu dengan tim Velox yang telah melakulan penyemprotan,” ucap Cucu.

Baca Juga :  Hindari 7 Makanan Ini Yang Bikin Asam Lambung Naik
- Advertisement -

Ia menjelaskan, untuk saat ini hanya 144 siswa yang datang ke sekolah, dari 2169 total jumlah siswa. Mereka bergantian 2 sift dengan siswa lainnya setiap hari. Para siswa yang datang juga hanya difokuskan untuk belajar kompetensi keahlian, sementara untuk pelajaran umum dilakukan secara daring.

Sementara, untuk guru juga hanya 10 persen yang masuk. “Luas sekolah 3 hektar ada 30 ruang praktek dan ada 45 kelas. Makanya cukup keteteran untuk penyemprotan. Walapun peralatan protokol covid kami sudah tersedia sesuai standar,” tambah Cucu. 

(Cep Rendra)

- Advertisement -
Bogor
scattered clouds
24.9 ° C
24.9 °
24 °
90 %
1kmh
29 %
Sel
25 °
Rab
32 °
Kam
32 °
Jum
31 °
Sab
30 °

Berita terbaru

UMKM Bamboo Craft di Desa Sipak Diharapkan Jadi Produk Unggulan

JASINGA - Guna meningkatkan perekonomian warga, Pemerintah Desa Sipak, Kecamatan Jasinga dorong Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), salah satunya...

Berita Terkait
publikbicara.com