Dua Rumah Roboh di Hantam Puting Beliung

Berita Populer

Pemuda Pancasila Jonggol Gelar Bakti Sosial Dan Tetap Jadi Kontrol Sosial

JONGGOL-Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Jonggol yang diketuai Indra Taufik, SH melakukan pengukuhan seluruh pengurus ranting se...

Klarifikasi Terkait Penyaluran E-warung di Desa Ciaruteun Udik

CIBUNGBULANG - Klarifikasi terkait pemberitaan yang di langsir dari media online, terkait E- warung yang ada di wilayah Desa...

Lantik Pengurus Ranting Tegal, Ini Pesan Ketua PAC PP Kemang

KEMANG - Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila melaksanakan Rapat Pemilihan Pengurus Ranting Pemuda Pancasila (RPPR PP) Desa Tegal,...

DP Tewas, Teman Kecil Korban Mengaku Kaget

CIBUNGBULANG - Korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam di Jalan...

Pohon Berusia 15 Tahun Tumbang Timpa Tembok Kecamatan Leuwisadeng

LEUWISADENG - Pohon mahoni berusia sekitar 15 tahun tumbang dan menyebabkan tembok kantor Kecamatan Leuwisadeng Roboh pada, Senin...
- Advertisement -

NANGGUNG – Hujan deras disertai angin kencang merobohkan dua unit rumah milik Liwaldi (47), warga Kampung Pondok Bujang RT 01 RW 07, dan rumah atas nama Ipip (35), warga asal Kampung Cibokor RT05 RW 06, Desa Batutulis, Kecamatan Nanggung.

Ketua RW 06 Kampung Cibokor, Ace Sudrajat membenarkan peristiwa yang mengakibatkan rumah milik warganya ambruk. ” Keadaan rumah korban memang sudah tak layak huni, sehingga berpotensi terjadinya ambruk,” kata Ace kepada wartawan, Selasa (6/10).

Sebelum kejadian, pesan Ace, sudah disarankan  agar rumahnya jangan di tempati dulu karena khawatir sewaktu bisa terjadi roboh.” Tetapi selang beberap hari benar saja itu terjadi, karena kondisi rumah tersebut keadaannya sudah rusak parah,”  jelas Ace.

- Advertisement -

Memang menurut Ace meski sudah disarankan lantaran segala keterbatasan, pemilik rumah mau tinggal dimana lagi. ” Tidak terjadi apa apa (tidak ada korban jiwa),  karena keluarga sedang berada diluar,” terangnya.

Dia mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (6/10) petang sekitar pukul 17: 30 WIB. Ipip, bapak satu anak ini, begitupun sang Istri dalam keadaan  sedang mengandung tampak sangat memprihatinkan karena harus kehilangan rumah yang  biasa ia tempati.

Sebelum kejadian, Ipip bersama sang istri dan mertuanya sedang memasak, namun terdengar suara pada bangunan rumah ditambah teriakan warga menyarankan harus keluar rumah lantaran  rumah tersebut  terjadi ambruk. ” Terkaget kaget kami langsung keluar  menyelamatkan diri. Waktu kejadian, anak sedang berada di rumah neneknya,” ungkap Ipip.

- Advertisement -

Sejumlah warga sekitar langsung bergotong royong membantu memindahkan seluruh isi barang milik korban ke rumah orang tuanya. Mengingat kondisi rumahnya tidak layak untuk ditempati, untuk sementara waktu Ipip dan keluarganya tinggal di rumah orang tuanya.

Sementara Kepala Dusun mengaku kejadian tersebut secara tiba tiba, bangunan rumah milik Waldi roboh dihantam hempasan angin kencang. Namun rumah Waldi masih bisa ditempati, karena kerusakannya tidak separah rumah Ipip,” pungkasnya.

(Fahri)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Hujan Es, Empat Pohon Tumbang di Leuwiliang

LEUWILIANG - Hujan deras disertai angin kencang robohkan sedikitnya 4 pohon tumbang di jumlah wilayah di Desa Cibeber 2,...

Berita Terkait
publikbicara.com