Beranda Nasional PBNU Minta Umat Muslim Beribadah Di Rumah Termasuk Solat Id

PBNU Minta Umat Muslim Beribadah Di Rumah Termasuk Solat Id

Jakarta — Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah PBNU Robikin Emhas mengatakan pihaknya tetap mengimbau umat Islam, khususnya warga nahdliyin, untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1441 Hijriah di rumah masing-masing saat pandemi virus corona (Covid-19).

Robikin menjelaskan sikap tersebut masih sama dengan Surat Edaran Nomor 3953/C.I.034/04/2020 tanggal 3 April 2020. Umat Islam diminta melaksanakan ibadah, termasuk salat Id, di rumah sesuai protokol Covid-19 yang ditetapkan pemerintah.

“Prinsipnya kan jelas itu, selama masa pandemi itulah panduan peribadatannya, baik untuk peribadatan Ramadan, maupun peribadatan saat Idul Fitri,” kata Robikin saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (13/5).

PBNU berpendapat ada unsur bahaya dari pandemi virus corona. Sebab itu, kata Robikin, umat Islam diminta menghindari bahaya dengan melakukan salat tarawih di rumah, salat Id di rumah, tidak mudik, dan silaturahmi online saat lebaran.

Baca Juga :  Festival Musik Tradisi Indonesia 2024: Merayakan Kekayaan Musik Lampung di Way Halim

Robikin menuturkan PBNU dan ormas Islam lain hanya pada posisi memberikan anjuran beribadah di rumah selama pandemi. Sementara penentuan daerah mana saja yang boleh atau tidak boleh menggelar ibadah di tempat umum menjadi kewenangan pemerintah.

“Itu sudah bukan lagi wilayah ulama. Ulama, ormas, hanya itu tadi. Yang menentukan apakah daerah itu pandemi atau tidak, merah, kuning, hijau itu kewenangan umaro (pemerintah),” ujarnya.

Lebih lanjut, Robikin meminta pemerintah pusat dan daerah untuk segera menjalin komunikasi dengan para ulama guna membicarakan penyelenggaraan salat Id di daerah yang masuk zona merah, kuning, atau hijau penyebaran virus corona.

“Menyampaikan secara langsung kondisi daerahnya masuk zona merah, kuning, atau hijau. Sehingga ketika itu dilakukan, para ulama bisa memahami apa yang seharusnya dilakukan,” katanya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto Minta Pemkab Evaluasi PPDB yang Diketahui Bermasalah

Sebelumnya, publik menyoroti kemungkinan salat Idul Fitri tetap digelar di masjid atau lapangan terbuka di tengah pandemi virus corona. Spekulasi ini muncul setelah Menteri Agama Fachrul Razi mewacanakan pelonggaran aktivitas di rumah ibadah.

Berdasarkan informasi yang diterima CNNIndonesia.com, Fachrul sedang menggelar rapat dengan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo dan perwakilan MUI terkait hal itu. Hasil rapat akan disampaikan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Doni Monardo sendiri kemarin menyatakan Ia menegaskan keputusan untuk menjalankan salat Id atau ibadah apapun akan sangat bergantung pada kondisi penyebaran corona.

Sumber:Cnn indonesia

Artikulli paraprakIuran BPJS Kesehatan Yang Mengalami Naik Turun
Artikulli tjetërWOW….! Kejadian Unik Disadeng Bogor, Warga Yang Sudah Meninggal Dapat Paket Dan Uang Rp150 Ribu