30 C
Bogor
Selasa, 1 Desember 2020

Saldo Kosong, Penerima PKH Ngadu Ke Kelurahan

Berita Populer

Dua Kepala Dinas Akan Bersaksi Dalam Sidang Kasus OTT DPKPP

BANDUNG - Persidangan lanjutan kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor yang kembali digelar di PN Bandung (27/11) dengan pemeriksaan saksi...

Diduga Berhentikan Staf Desa Sepihak, Kades Cimulang Digugat

RANCABUNGUR - Pemberhentian perangkat desa yang dilakukan oleh Kepala Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor diduga melanggar Permandageri Nomor...

JBB Peduli Anak Yatim

CIBUNGBULANG - Ditengah pandemi Covid 19, Jurnalis Bogor Barat (JBB) mengandeng Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Leuwiliang berbagi...

Dapur dan Kolam Ikan Tertutup Material Longsor

NANGGUNG - Curah hujan yang tinggi di wilayah Kecamatan Nanggung menyebabkan tebing persawahan di Kampung Cimanganten RT 01/11, Desa...

Pol PP Parungpanjang Tutup Paksa THM

PARUNGPANJANG - Satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kecamatan Parungpanjang tutup paksa kegiatan rumah tinggal yang dijadikan tempat hiburan...
- Advertisement -

KOTA BOGOR – Betapa terkejut warga Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, saat mengambil bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Bank, tidak ada saldonya.

Penerima PKH,  Supartini mengaku, aneh banget. Saat ke Bank mengambil uang bantuan PKH, saldonya kosong.

Dalam hati berfikir mungkin bantuan PKH, apakah  belum turun dari pemerintah. Sedangkan, penerima bantuan PKH yang satu Kelurahan ada saldonya sebesar Rp 200 ribu.

- Advertisement -

“Aneh, ko di rekening saya tidak ada saldonya. Padahal,  penerima PKH yang lain ada saldonya,” ujarnya.

Menurut Supartini, dirinya mendapatkan bantuan bukan saat terjadi wabah Covid 19, tetapi sejak tahun 2017  lalu. Bantuan PKH di tengah bawah Covid 19, sangat berarti. Untuk memastikan, apakah mendapatkan bantuan PKH atau tidak dirinya bersama penerima bantuan PKH lainya bakal menanyakan ke Pak Lurah.

“Semoga, kelurahan bisa membantu dan penerima bantuan PKH bisa semuanya dapat bantuan,” pintanya.

- Advertisement -

Terpisah, Lurah Margajaya,  Yudi Maryudi Somiki mengaku sudah ada aduan warga yang biasa menerima bantuan PKH, saat pengambilan uang di Bank tidak ada saldonya

Setelah di bantuan oleh pihak Kelurahan, dan diberikan surat pengantar akhirnya bantuan PKH di Bank BNI bisa di cairkan.

“Kita takutnya kejadianya sama, saat pengambilan uang di Bank BNI perlu surat pengantar dari Kelurahan. Intinya, penerima PKH tersebut kita panggil ke kelurahan dan di bantu,” tukasnya.

- Advertisement -

(Tama)

.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Pengerjaan TPT Kali Cidurian Disoal Warga

JASINGA - Pengerjaan proyek pembangunan tebing penahan tanah (TPT) Kali Cidurian yang berada di Kampung Roke, Desa Neglasari...

Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Akan Panggil Kepala UPT VI PUPR

CIGUDEG - Proyek pembangunan jalan Cigudeg-Kiarasari menjadi sorotan warga sekitar, pasalnya pelaksanaan pengerjaan jalan sepanjang 2,1 Kilometer berubah menjadi 1,7 Kilometer. Menanggapi hal tersebut, Anggota...

Tim Gabungan KLHK “Gerebek” Galian Tambang Rumpin

RUMPIN - Sebuah lokasi galian C yang ada di wilayah Desa Rumpin, Kecamatan Rumpin di "gerebek" tim gabungan penyelamatan Sumber Daya Alam (SDA) dari...

Warga Keluhkan Kenapa Pekerjaan Jalan Cigudeg-Kiarasari dipangkas

CIGUDEG-Pembangunan ruas jalan Cigudeg-Kiarasari di Kampung warung dua sampai kampung Juga Desa Sukaraksa Kecamatan Cigudeg sepanjang 2,1 kilometer mendapat sorotan dari masyarakat sekitar. Musababnya...

Wanhai : Panitia Tegas Terapkan 3 M Pilkades jangan Menjadi Klaster Baru

CIBINONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan tetap menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak, ada 88 desa yang nantinya akan mengikuti pesta demokrasi Pilkades...

Berita Terkait
publikbicara.com