26.7 C
Bogor
Selasa, 24 November 2020

Kabupaten Bogor Masih Kekurangan APD

Berita Populer

Hendak Nyalip, Satu Pengendara Motor Tewas Ditempat

LEUWISADENG - Hendak menyalip sebuah motor mengalami kecelakaan dengan bus Damri di jalan raya Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng pada pukul...

Mantan Sekdis Mampir Dulu Ke Kantor DPKPP Sebelum Pulang Kerumah

BOGOR - Senin pagi (23/11) terlihat beberapa anggota keluarga dan Kuasa Hukum mantan sekretaris DPKPP, Iryanto yang sudah 9...

Tingkatkan Ekonomi Warga Ditengah Pandemi Covid-19, Edot Kembangkan Ternak Ayam Kampung

LEUWISADENG – Berawal dari ketekunan dan kreatifitas, salahsatu warga di Kampung Sinarjaya, Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng libatkan para anak...

Dinilai Merugikan Konsumen, PLN ULP Leuwiliang di Soal

CIBUNGBULANG- Perusahaan Listrik Negara (PLN) Uunit Layanan Pelanggan (ULP) Leuwiliang tidak tanggung-tanggung meminta kepada salah satu konsumen yang  harus...

Ziven Rozul, Pembalap Cilik Asal Cibinong Yang Fenomenal Di Jabar Open 2020.

BOGOR-Dalam gelaran resmi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat bertajuk Jabar Open Road Race Tournament seri 2 tahun 2020...
- Advertisement -

CIBINONG- Alat Perlindungan Diri (APD) masih belum mencukupi bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Bogor. Kendala itu menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Kabupaten (pemkab) Bogor.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanuddin mengakui, kendala itu bakal menjadi salah prioritas dalam penanganan pandemi wabah Covid-19.

Pemkab juga sempat menerima bantuan sekira 2.000 set APD dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Ribuan APD itu telah didistribusikan ke masing-masing rumah sakit yang membutuhkan.

- Advertisement -

“Kalau cadangan segitu, sepertinya tidak cukup. Kalau tidak salah, kemungkinan hanya bisa untuk seminggu. Kan APD itu sekali pakai, langsung dibuang. Belum paramedisnya, cleaning service juga,” paparnya, Rabu (1/4/2020).

Pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk sarana APD. Sebelumnya, pemkab sempat menggadang-gadang hingga Rp80 miliar anggaran bisa dikantongi.

Anggaran penanganan wabah itu berasal dari pergeseran dana-dana APBD. Mereka pun telah menyiapkan proporsinya dengan mendata kegiatan-kegiatan non prioritas.

- Advertisement -

Pembahasan terkait pergeseran dana itu mulai digarap di DPRD Kabupaten Bogor, kemarin.

“Yang jelas, kita masalahnya di APD. Kalau dipikir-pikir, dari segi anggaran (untuk membeli lebih banyak APD) kita memungkinkan. Namun, kelangkaannya itu yang susah,” ucapnya.

Untuk itu, ia sebenarnya berharap agar persoalan alat-alat kesehatan (alkes) bisa diambil alih oleh pemerintah pusat.

- Advertisement -

Sarana alkes lainnya, seperti masker, juga menjadi kebutuhan prioritas dalam menangani pandemi wabah Covid-19. Persiapan RS darurat di Kecamatan Kemang juga tak pelak membutuhkan kesiapan alkes yang memadai.

Sebelumnya, APD dari Kemenhan telah didistribusikan ke RSUD dan 101 puskesmas se-Kabupaten Bogor. Sarana APD itu setidaknya bisa menutupi kekurangan beberapa rumah sakit yang terpaksa hanya berbekal mantel plastik dalam menjalankan tugas menangani pasien Covid-19. (mam/c)

Sumber:Radar Bogor

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Tepis Isu Pemotongan RTLH di Desa Tapos Kecamatan Tenjo, Kades angkat Bicara

TENJO - Terkait adanya tudingan terhadap Kepala Desa Tapos, Kecamatan Tenjo Kabupaten Bogor, Ratma Wijaya Menepis dugaan...

Ditengah Pandemi Covid-19, Kang Batak Bagi-bagi Ribuan Masker

LEUWISADENG - Ditengah pandemi covid-19 calon kades sadeng H. Yanuar Lesmana mengadakan silaturahmi kepada masyarakat dengan cara Mapay Lembur sekaligus sosialisasikan kartu Sadeng Sehat...

403 KPM Didesa Nanggung Terima Beras Dari Banbup Bogor

NANGGUNG - Bantuan Bupati (Banbup) Kabupaten Bogor Ade Yasin berupa beras yang jumlah per-karungnya 15 kg telah diterima dan segera di realisasikan kepada 403...

Suasana Haru Terjadi Saat Iryanto Sambangi Kantor DPKPP

BOGOR - Mantan sekdis DPKPP, Iryanto hari ini (23/11) kembali kerumah setelah hakim pengadilan Negeri Bandung mengeluarkan surat penetapan bernomor 33/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Bdg yang memerintahkan Jaksa...

Puluhan Ibu-Ibu Datangi Kantor Desa Banyuwangi Pertanyakan BST

CIGUDEG - Puluhan warga keluarga penerima manfaat (KPM) yang didominasi kaum Ibu-ibu datangi kantor Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, pertanyakan bantuan sosial tunai (BST) Kemensos...

Berita Terkait
publikbicara.com